Selasa, 28 Juni 2011

pizza mini sehat

Bahan Pizza:
  • 500 g tepung terigu
  • 1 bks ragi instant
  • 15 g gula pasir
  • 1 sdt garam
  • 50 ml minyak zaitun
  • 300 ml air hangat
Saus:
  • 2 sdm minyak zaitun/jagung
  • 1 bawang bombai, cincang halus
  • 2 siung bawang putih, memarkan, cincang halus
  • 500 g tomat merah, parut halus
  • 2 sdm pasta tomat
  • 1 sdt basil bubuk
  • 1 sdt daun oregano, kering (bubuk)
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt gula pasir
Topping:
  • 50 g brokoli, petik-petik, rebus sebentar
  • 50 g kembang kol, petik-petik, rebus sebentar
  • 150 g daging asap, iris kotak kecil, tumis sebentar
  • 2 bh sosis ayam, iris melintang, tumis sebentar
  • 150 g keju, parut
Cara Membuat:
  1. Membuat pizza: Taruh tepung terigu, garam, gula, ragi instan dalam mangkuk. Buat lubang di tengahnya. Masukkan minyak, aduk rata sambil tuangi air hangat hingga tercampur rata. Taruh adonan di atas permukaan yang bersih. Uleni adonan dengan tangan hingga kalis. Bulatkan adonan, taruh di tempat hangat selama 1 jam hingga mengembang dua kali semula. Kempiskan adonan. Gilas adonan hingga tipis. Cetak bundar 10 cm.
  2. Membuat saus: Panaskan minyak zaitun, tumis bawang bombai dan bawang putih hingga harum dan layu. Masukkan tomat dan bumbu lainnya. Aduk hingga mendidih dan kental. Angkat.
  3. Olesi masing-masing dengan saus hingga rata.
  4. Beri topping di atasnya, taburi keju. Panggang dalam oven panas 200 C selama 20 menit hingga matang. Angkat.
  5. Sajikan selagi hangat.
Untuk 8 porsi

tugas makalah cyber hepatitis b


Pengertian Hepatitis B
Virus hepatitis B termasuk suatu keluarga dari virus-virus DNA yang disebut Hepadnaviridae. Virus-virus ini terutama menginfeksi sel-sel hati. Nama keluarga datang dari Hepa, berarti hati; DNA, merujuk pada deoxyribonucleic acid, materi genetik virus; dan viridae, berarti virus. Virus-virus lain dalam keluarga ini dapat menyebabkan hepatitis pada hewan-hewan tertentu. Virus-virus ini termasuk virus hepatitis woodchuck, virus hepatitis bajing tanah, dan virus hepatitis bebek. Hepadnaviridae adalah sangat serupa satu dengan lainnya. Maka, beberapa model-model hewan telah dikembangkan untuk mempelajari virus hepatitis B dan untuk mengevaluasi obat-obat baru untuk merawat virus hepatitis B.
Gen-gen dari virus hepatitis B mengandung kode-kode genetik untuk membuat sejumlah produk-produk protein, termasuk hepatitis B surface antigen (HBsAg), hepatitis B core antigen (HBcAg), hepatitis B e antigen (HBeAg), dan DNA polymerase. Keempat protein-protein ini adalah penting untuk diketahui karena mereka diukur dalam tes-tes darah yang digunakan untuk mendiagnosis virus hepatitis B.
Virus hepatitis B terdiri hanya dari suatu partikel core (bagian pusat) dan suatu bagian luar yang mengelilinginya (surrounding envelope). Core terdiri dari HBcAg, dimana bagian luar terdiri dari HBsAg. Partikel core mengandung virus hepatitis B DNA (VHB-DNA), HBeAg, dan DNA polymerase. HBeAg, seperti didiskusikan kemudian, melayani sebagai suatu marker (penanda) dari kemampuan virus untuk menyebarkan infeksi. DNA polymerase adalah suatu bagian penting dari proses reproduksi virus yang unik dari virus. Apa yang relevan (bersangkut-paut) disini adalah bahwa virus HIV (human immunodeficiency virus) juga ber-reproduksi menggunakan proses yang sama ini. Sebagai akibatnya, banyak obat-obat yang telah dikembangkan untuk menghambat proses reproduksi ini untuk merawat infeksi HIV mungkin juga adalah efektif dalam merawat infeksi virus hepatitis B kronis.
Hepatitis B adalah suatu penyakit hati yang disebabkan oleh Virus hepatitis B (VHB), anggota famili Hepadnavirus yang dapat menyebabkan peradangan hati akut atau menahun yang pada sebagian kecil kasus dapat berlanjut menjadi sirosi hati atau kanker hati. Pengobatan hepatitis B semakin lama semakin dikembangkan oleh berbagai Negara dan menjadi salah satu perhatian badan kesehatan dunia WHO.





Penyebab Hepatitis B
Penyebab Hepatitis ternyata bukan hanya semata-mata virus. Keracunan obat, dan paparan berbagai macam zat kimia seperti karbon tetraklorida, chlorpromazine, chloroform, arsen, fosfor, dan zat-zat lain yang digunakan sebagai obat dalam industri modern, bisa juga menyebabkan Hepatitis. Zat-zat kimia ini mungkin saja tertelan, terhirup atau diserap melalui kulit penderita. Menetralkan racun yang beredar di dalam darah adalah pekerjaan hati. Jika banyak sekali zat kimia beracun yang masuk ke dalam tubuh, hati bisa saja rusak sehingga tidak dapat lagi menetralkan racun-racun lain.
Virus Hepatitis B mengganggu fungsi hati dan mengaktifkan sistem kekebalan tubuh, yang menghasilkan reaksi spesifik untuk memerangi virus. Sebagai konsekuensi dari kerusakan patologis, hati menjadi meradang. Sebagian kecil orang yang terinfeksi tidak dapat menyingkirkan virus dan menjadi infeksi kronis. Jika ada orang yang sedang menjalani pengobatan hepatitis B dalam keadaan seperti ini, patut diwaspadai karena orang-orang ini berisiko tinggi kematian akibat sirosis hati dan kanker  hati.
Gejala-Gejala Hepatitis B
Hepatitis B Akut
Hepatitis B akut adalah penyakit awal yang timbulnya cepat dan berlangsung singkat yang berakibat dari infeksi virus hepatitis B. Kira-kira 70% dari dewasa-dewasa dengan hepatitis B akut mempunyai sedikit atau tidak ada gejala-gejala. Sisanya yang 30% mengembangkan gejala-gejala yang signifikan dua sampai empat bulan setelah terpapar pada virus hepatitis B. Periode waktu ini antara terpapar dan gejala-gejala petama disebut periode inkubasi. Gejala-gejala yang paling umum dari hepatitis B akut adalah kelelahan, kehilangan nafsu makan, mual, dan sakit perut diatas daerah hati. Kekuningan atau jaundice (kulit kuning) seringkali menemani gejala-gejala lain ini. Ketika ini terjadi, infeksi biasanya dirujuk sebagai hepatitis ikterik akut [acute icteric (jaundiced) hepatitis].
Adakalanya, individu-individu dengan hepatitis B akut mengembangkan apa yang disebut gejala-gejala prodromal. Ini adalah gejala-gejala yang mulai tepat sebelum timbulnya gejala-gejala hepatitis yang dibahas dalam paragraf sebelumnya. Kadangkala, gejala-gejala prodromal menyerupai suatu reaksi alergi, seperti ruam kulit, sakit dan bengkak sendi-sendi, dan demam derajat rendah. Waktu-waktu lain, gejala-gejala prodromal menyerupai gejala-gejala influensa.




Jarang (kurang dari 0.5% dari dewasa-dewasa), individu-individu dengan hepatitis B akut dapat mengembangkan gagal hati akut (hepatitis fulminan). Pasien-pasien ini adalah sangat sakit dengan gejala-gejala hepatitis akut yang telah dibahas dan persoalan-persoalan tambahan dari kebingungan atau koma (encephalopathy) dan memar atau perdarahan (coagulopathy). Faktanya, sampai dengan 80% dari orang-orang dengan hepatitis fulminan dapat meninggal dalam waktu beberapa hari sampai beberapa minggu. Seperti disebutkan sebelumnya, suatu kemampuan individu untuk menghilangkan/mengeliminasi virus hepatitis B dari tubuh dan sembuh dari hepatitis B akut tergantung dari kekuatan respon imun tubuh pada infeksi. Lebih kuat respon imunnya, lebih besar kemungkinan mengeliminasi virus dan sembuh. Dengan tanda yang sama, bagaimanapun, lebih kuat respon imun, lebih mungkin kejadian dari luka hati dan gejala-gejala akut. Pada sisi lain, suatu respon imun yang lebih lemah berakibat pada luka hati yang lebih sedikit dan lebih sedikit gejala-gejala. Pada saat yang bersamaan, bagaimanapun, respon imun yang lebih lemah berakibat pada eliminasi/pembersihan virus yang lebih sedikit dan suatu kemungkinan yang lebih besar mengembangkan infeksi virus hepatitis B kronis. Tentu saja, kebanyakan bayi-bayi dan anak-anak yang memperoleh infeksi virus hepatitis B akut adalah asimptomatik, namun angka mereka mengembangkan virus hepatitis B kronis adalah lebih besar dari 95%.
Kebanyakan dewasa-dewasa (sekitar 95%), terutama yang dengan hepatitis B ikterik yang akut dan simptomatik, akan sembuh sepenuhnya dari infeksi dalam dua sampai tiga bulan. Mereka juga akan mengembangkan kekebalan, yaitu, perlindungan dari suatu infeksi virus hepatitis B yang berikutnya. Lebih dari itu, individu-individu ini jarang mengembangkan penyakit hati kronis. Berlawanan dengannya, orang-orang dewasa yang dengan sedikit atau tidak ada gejala-gejala selama episode hepatitis B akutnya, jika dibandingkan pada dewasa-dewasa dengan gejala-gejala, kemungkinan lebih kecil membersihkan/menghilangkan infeksinya dan lebih mungkin mengembangkan hepatitis B kronis.
Hepatitis B kronis
Diagnosis hepatitis B kronis dapat dibuat, menurut definisi, hanya setelah enam bulan dari timbulnya hepatitis B akut. Adalah seringkali sulit untuk mencurigai diagnosis hepatits B kronis berdasarkan hanya pada gejala-gejala pasien. Penyebab untuk kesulitan ini adalah bahwa individu-individu yang mengembangkan hepatitis B kronis, seperti diindikasikan sebelumnya, adalah biasanya individu-individu yang sama yang mempunyai sedikit atau tidak ada gejala-gejala untuk mengisyaratkan timbulnya hepatitis B akut mereka.





Lebih dari itu, kebanyakan individu-individu dengan infeksi hepatitis B kronis tetap bebas gejala (asimptomatik) bertahun-tahun, bahkan sampai dua atau tiga dekade. Selama waktu ini, tes-tes darah pasien ini biasanya paling banyak abnormalnya ringan dan peradangan dan luka parut (fibrosis) hati majunya sedikit, jika memang ada. Adakalanya, bagaimanapun, individu-individu ini yang jika tidak dengan hepatitis B kronis yang tidak aktif mungkin mengembangkan pengaktifan-pengaktifan kembali (flares) dari gejala-gejala akut, tes-tes darah hati yang meningkat, dan peradangan hati. Pengaktifan-pengaktifan kembali ini menyerupai hepatitis akut, namun mereka dapat menyebabkan kemajuan dari luka parut (fibrosis) hati yang kronis. Mereka cenderung terjadi pada pria-pria yang mendapat infeksi kronis pada umur mudanya.

Penanganan dan Pengobatan Hepatitis B
Penderita yang diduga Hepatitis B, untuk kepastian diagnosa yang ditegakkan maka akan dilakukan periksaan darah. Setelah diagnosa ditegakkan sebagai Hepatitis B, maka ada cara pengobatan untuk hepatitis B, yaitu pengobatan telan (oral) dan secara injeksi.
a. Pengobatan oral yang terkenal adalah ;
- Pemberian obat Lamivudine dari kelompok nukleosida analog, yang dikenal dengan nama 3TC. Obat ini digunakan bagi dewasa maupun anak-anak, Pemakaian obat ini cenderung meningkatkan enzyme hati (ALT) untuk itu penderita akan mendapat monitor bersinambungan dari dokter.
- Pemberian obat Adefovir dipivoxil (Hepsera). Pemberian secara oral akan lebih efektif, tetapi pemberian dengan dosis yang tinggi akan berpengaruh buruk terhadap fungsi ginjal.
- Pemberian obat Baraclude (Entecavir). Obat ini diberikan pada penderita Hepatitis B kronik, efek samping dari pemakaian obat ini adalah sakit kepala, pusing, letih, mual dan terjadi peningkatan enzyme hati. Tingkat keoptimalan dan kestabilan pemberian obat ini belum dikatakan stabil.

b. Pengobatan dengan injeksi/suntikan adalah ;
Pemberian suntikan Microsphere yang mengandung partikel radioaktif pemancar sinar ß yang akan menghancurkan sel kanker hati tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya. Injeksi Alfa Interferon (dengan nama cabang INTRON A, INFERGEN, ROFERON) diberikan secara subcutan dengan skala pemberian 3 kali dalam seminggu selama 12-16 minggu atau lebih. Efek samping pemberian obat ini adalah depresi, terutama pada penderita yang memilki riwayat depresi sebelumnya. Efek lainnya adalah terasa sakit pada otot-otot, cepat letih dan sedikit menimbulkan demam yang hal ini dapat dihilangkan dengan pemberian paracetamol.




Langkah-langkah pencegahan agar terhindar dari penyakit Hepatitis B adalah pemberian vaksin terutama pada orang-orang yang beresiko tinggi terkena virus ini, seperti mereka yang berprilaku sex kurang baik (ganti-ganti pasangan/homosexual), pekerja kesehatan (perawat dan dokter) dan mereka yang berada didaerah rentan banyak kasus Hepatitis B.

TERAPI HEPATITIS

1.       Terapi Hepatitis adalah dengan mengkonsumsi Juice yang kaya beta carotene dan vitamin C seperti kiwi, apple, wortel minimal 1 lt/hari.
2.      Terapi obat Interferon alfa (injeksi beberapa kali seminggu) dan Lamivudine (tablet). Meskipun belum dapat menjamin pembersihan virus secara sempurna, obat-obat ini dapat mengurangi resiko progresifitas penyakit. Dengan beberapa jenis obat yang masih dalam tahap uji coba klinis, terdapat harapan besar untuk penyembuhan hepatitis B kronik secara sempurna di masa depan.
Pola makan penderita Hepatitis B

DIIT dan ALKOHOL

Alkohol, walaupun dalam jumlah kecil, berbahaya bagi penderita hepatitis B kronis, karena alkohol menyebabkan kerusakan yang lebih parah pada hati yang sudah sakit. Hindari alkohol untuk mengurangi resiko progresifitas penyakit.

Konsumsilah makanan segar dan bergizi, rendah lemak, rendah kolesterol dan kaya serat, serta tidak tidak mengandung zat-zat kimia seperti pemanis, pewarna atau pengawet buatan. Kurangi makanan produk olahan pabrik, seperti makanan kaleng. Hindari makan daging setengah matang.

Meskipun tidak ada diit spesifik untuk penderita hepatitis B kronis, diketahui bahwa sayur berwarna hijau dan kuning, seperti brokoli dan kembang kol, kaya akan antioksidan sehingga baik untuk hati.

Hal-hal perlu diperhatikan untuk penderita hepatitis B

Untuk pengidap Hepatitis B kronis yang sedang hamil, pastikan untuk melindungi bayi anda dengan memberikan vaksinasi Hepatitits B atau HBV immunoglobulin (HBIG) segera setelah dilahirkan. Tindakan ini cukup efektif (90%) untuk mencegah penularan Hepatitits B kepada bayi anda selama proses persalinan.


Sebagian besar obat dinetralkan di hati, oleh karena itu, hindari konsumsi obat sembarangan. Sampaikan kepada dokter anda bahwa anda menderita Hepatitits B, sehingga dokter akan memberikan obat yang tidak membebani hati anda.
Berhati-hatilah mengkonsumsi produk suplemen makanan atau herbal (jamu-jamuan), karena reaksi produk tersebut pada tiap individu dapat berbeda-beda. Selalu konsultasikan pada dokter anda sebelum anda mengkonsumsinya.
Hindarkan menghirup uap cat, pengencer cat dan produk-produk pembersih karena mengandung phenol dan benzene yang berbahaya untuk hati.
Cara pencegahan:
Bila terdapat anggota keluarga yang menderita hepatitis B, lakukan pemeriksaan HbsAg untuk mengetahui apakah anda tertular hepatitis B atau tidak.
Bila HbsAg anda negatif, lakukan pemeriksaan anti HBs untuk mengetahui apakah anda sudah memiliki kekebalan terhadap hepatitis B atau belum. Bila kadar HBs negatif atau <10 mlU/mL, lakukan vaksinasi hepatitis B
Bila kadar anti HBs 11 – 100 mlU/mL, berarti anda telah memiliki kekebalan terhadap hepatitis B. Lkukan pemeriksaan antiHBs secara berkala sesuai anjuran.
Selain itu ada beberapa pencegahan lainnya diantaranya:
- Imunisasi hepatitis B,
- Menjaga kebersihan individu yang bersangkutan maupun lingkungan,
- Vaksinasi pada bayi, anak-anak, dan dewasa,
- Menyaring darah yang akan ditransfusi,
- Menggunakan alat suntik atau jarum steril,
- Menggunakan pisau cukur dan sikat gigi tersendiri, bukan bergantian dengan orang lain,
- Tidak berganti-ganti pasangan seks,
- Menggunakan kondom dan sejenisnya saat berhubungan seksual,
- Tidak melakukan kontak fisik yang menyebabkan pertukaran cairan tubuh, seperti ludah maupun darah, bahkan keringat,
- Tidak berganti alat pembersih seperti handuk dengan pasangan.





Tindakan:
- Istirahat total,
- Konsumsi obat yang tepat.
- Periksa sedini mungkin kepada dokter spesialis penyakit dalam,
- Bila sudah terkena infeksi hepatitis B, pengobatan melalui oral maupun injeksi

Penularannya bisa melalui bermacam-macam media atau cara seperti:
  • Jarum suntik yang tidak sekali pakai
  • Pisau cukur
  • Jarum tato
  • Jarum tusuk kuping
  • Sikat gigi
  • Jarum bor gigi
  • Barang yang tercemar virus hepatitis B (VHB) sesudah digunakan pada para carrier positif atau penderita hepatitis B
  • Akibat berhubungan seksual atau berciuman dengan penderita dan akibat transfusi darah yang terkontaminasi VHB.
Cara penularan yang terakhir ini memasukan para penderita kelainan darah seperti hemofilia (kadar protein faktor VIII atau zat pembeku dalam darah sangat rendah), thalasemia, leukimia atau melakukan dialisis ginjal ke dalam kelompok rawan atau berisiko tinggi terkena penyakit hepatitis B. Sebab mereka sering berurusan dengan transfusi darah.
Adapun kelompok orang yang rawan terinfeksi VHB yaitu mereka yang bekerja di laboratorium atau ruang darurat rumah sakit dan kamar mayat. VHB tidak menular melalui singgungan kulit, namun kalau ada luka terbuka di kulit lalu terkontaminasi darah yang mengandung VHB, penularan bisa terjadi.

Minggu, 26 Juni 2011

aKu ingin mencintai mu dengan kesederhanaan



Ulang tahun kedua, Aa’ harus keluar kota untuk melakukan presentasi. Kesibukannya membuatnya lupa. Dan setelah minta maaf, waktu aku menyatakan kekesalanku, dengan kalem ia menyahut,” Dik, toh aku sudah membuktikan cintaku sepanjang tahun. Hari itu tidak dirayakan kan tidak apa-apa. Cinta kan tidak butuh upacara…”
Sekarang, pagi-pagi ia sudah pamit ke kantor karena harus menyiapkan beberapa dokumen rapat. Ia pamit saat aku berada di kamar mandi. Aku memang sengaja tidak mengingatkannya tentang ulang tahun perkawinan kami. Aku ingin mengujinya, apakah ia ingat atau tidak kali ini. Nyatanya? Aku menarik napas panjang.
Heran, apa sih susahnya mengingat hari ulang tahun perkawinan sendiri? Aku mendengus kesal. Aa’ memang berbeda dengan aku. Ia kalem dan tidak ekspresif, apalagi romantis. Maka, tidak pernah ada bunga pada momen-momen istimewa atau puisi yang dituliskan di selembar kertas merah muda seperti yang sering kubayangkan saat sebelum aku menikah.
Sedangkan aku, ekspresif dan romantis. Aku selalu memberinya hadiah dengan kata-kata manis setiap hari ulang tahunnya. Aku juga tidak lupa mengucapkan berpuluh kali kata I love you setiap minggu. Mengirim pesan, bahkan puisi lewat sms saat ia keluar kota. Pokoknya, bagiku cinta harus diekspresikan dengan jelas. Karena kejelasan juga bagian dari cinta.
Aku tahu, kalau aku mencintai Aa’, aku harus menerimanya apa adanya. Tetapi, masak sih orang tidak mau berubah dan belajar? Bukankah aku sudah mengajarinya untuk bersikap lebih romantis? Ah, pokoknya aku kesal titik. Dan semua menjadi tidak menyenangkan bagiku. Aku uring-uringan. Aa’ jadi benar-benar menyebalkan di mataku. Aku mulai menghitung-hitung waktu dan perhatian yang diberikannya kepadaku dalam tiga tahun perkawinan kami. Tidak ada akhir minggu yang santai. Jarang sekali kami sempat pergi berdua untuk makan malam di luar. Waktu luang biasanya dihabiskannya untuk tidur sepanjang hari. Jadilah aku manyun sendiri hampir setiap hari minggu dan cuma bisa memandangnya mendengkur dengan manis di tempat tidur.
Rasa kesalku semakin menjadi. Apalagi, hubungan kami seminggu ini memang sedang tidak baik. Kami berdua sama-sama letih. Pekerjaan yang bertumpuk di tempat tugas kami masing-masing membuat kami bertemu di rumah dalam keadaan sama-sama letih dan mudah tersinggung satu sama lain. Jadilah, beberapa kali kami bertengkar minggu ini.
Sebenarnya, hari ini aku sudah mengosongkan semua jadual kegiatanku. Aku ingin berdua saja dengannya hari ini dan melakukan berbagai hal menyenangkan. Mestinya, Sabtu ini ia libur. Tetapi, begitulah Aa’. Sulit sekali baginya meninggalkan pekerjaannya, bahkan pada akhir pekan seperti ini. Mungkin, karena kami belum mempunyai anak. Sehingga ia tidak merasa perlu untuk meluangkan waktu pada akhir pekan seperti ini.
”Hen, kamu yakin mau menerima lamaran A’ Ridwan?” Diah sahabatku menatapku heran. ”Kakakku itu enggak romantis, lho. Tidak seperti suami romantis yang sering kau bayangkan. Dia itu tipe laki-laki serius yang hobinya bekerja keras. Baik sih, soleh, setia… Tapi enggak humoris. Pokoknya, hidup sama dia itu datar. Rutin dan membosankan. Isinya cuma kerja, kerja dan kerja…” Diah menyambung panjang lebar. Aku cuma senyum-senyum saja saat itu. Aa’ memang menanyakan kesediaanku untuk menerima lamaranku lewat Diah.
”Kamu kok gitu, sih? Enggak senang ya kalau aku jadi kakak iparmu?” tanyaku sambil cemberut. Diah tertawa melihatku. ”Yah, yang seperti ini mah tidak akan dilayani. Paling ditinggal pergi sama A’ Ridwan.” Diah tertawa geli. ”Kamu belum tahu kakakku, sih!” Tetapi, apapun kata Diah, aku telah bertekad untuk menerima lamaran Aa’. Aku yakin kami bisa saling menyesuaikan diri. Toh ia laki-laki yang baik. Itu sudah lebih dari cukup buatku.
Minggu-minggu pertama setelah perkawinan kami tidak banyak masalah berarti. Seperti layaknya pengantin baru, Aa’ berusaha romantis. Dan aku senang. Tetapi, semua berakhir saat masa cutinya berakhir. Ia segera berkutat dengan segala kesibukannya, tujuh hari dalam seminggu. Hampir tidak ada waktu yang tersisa untukku. Ceritaku yang antusias sering hanya ditanggapinya dengan ehm, oh, begitu ya… Itupun sambil terkantuk-kantuk memeluk guling. Dan, aku yang telah berjam-jam menunggunya untuk bercerita lantas kehilangan selera untuk melanjutkan cerita.
Begitulah… aku berusaha mengerti dan menerimanya. Tetapi pagi ini, kekesalanku kepadanya benar-benar mencapai puncaknya. Aku izin ke rumah ibu. Kukirim sms singkat kepadanya. Kutunggu. Satu jam kemudian baru kuterima jawabannya. Maaf, aku sedang rapat. Hati-hati. Salam untuk Ibu. Tuh, kan. Lihat. Bahkan ia membutuhkan waktu satu jam untuk membalas smsku. Rapat, presentasi, laporan keuangan, itulah saingan yang merebut perhatian suamiku.
Aku langsung masuk ke bekas kamarku yang sekarang ditempati Riri adikku. Kuhempaskan tubuhku dengan kesal. Aku baru saja akan memejamkan mataku saat samar-samar kudengar Ibu mengetuk pintu. Aku bangkit dengan malas.
”Kenapa Hen? Ada masalah dengan Ridwan?” Ibu membuka percakapan tanpa basa-basi. Aku mengangguk. Ibu memang tidak pernah bisa dibohongi. Ia selalu berhasil menebak dengan jitu.
Walau awalnya tersendat, akhirnya aku bercerita juga kepada Ibu. Mataku berkaca-kaca. Aku menumpahkan kekesalanku kepada Ibu. Ibu tersenyum mendengar ceritaku. Ia mengusap rambutku. ”Hen, mungkin semua ini salah Ibu dan Bapak yang terlalu memanjakan kamu. Sehingga kamu menjadi terganggu dengan sikap suamimu. Cobalah, Hen pikirkan baik-baik. Apa kekurangan Ridwan? Ia suami yang baik. Setia, jujur dan pekerja keras. Ridwan itu tidak pernah kasar sama kamu, rajin ibadah. Ia juga baik dan hormat kepada Ibu dan Bapak. Tidak semua suami seperti dia, Hen. Banyak orang yang dizholimi suaminya. Na’udzubillah!” Kata Ibu.
Aku terdiam. Yah, betul sih apa yang dikatakan Ibu. ”Tapi Bu, dia itu keterlaluan sekali. Masak Ulang tahun perkawinan sendiri tiga kali lupa. Lagi pula, dia itu sama sekali tidak punya waktu buat aku. Aku kan istrinya, bu. Bukan cuma bagian dari perabot rumah tangga yang hanya perlu ditengok sekali-sekali.” Aku masih kesal. Walaupun dalam hati aku membenarkan apa yang diucapkan Ibu.
Ya, selain sifat kurang romantisnya, sebenarnya apa kekurangan Aa’? Hampir tidak ada. Sebenarnya, ia berusaha sekuat tenaga untuk membahagiakanku dengan caranya sendiri. Ia selalu mendorongku untuk menambah ilmu dan memperluas wawasanku. Ia juga selalu menyemangatiku untuk lebih rajin beribadah dan selalu berbaik sangka kepada orang lain. Soal kesetiaan? Tidak diragukan. Diah satu kantor dengannya. Dan ia selalu bercerita denganku bagaimana Aa’ bersikap terhadap rekan-rekan wanitanya di kantor. Aa’ tidak pernah meladeni ajakan Anita yang tidak juga bosan menggoda dan mengajaknya kencan. Padahal kalau mau, dengan penampilannya yang selalu rapi dan cool seperti itu, tidak sulit buatnya menarik perhatian lawan jenis.
”Hen, kalau kamu merasa uring-uringan seperti itu, sebenarnya bukan Ridwan yang bermasalah. Persoalannya hanya satu, kamu kehilangan rasa syukur…” Ibu berkata tenang.
Aku memandang Ibu. Perkataan Ibu benar-benar menohokku. Ya, Ibu benar. Aku kehilangan rasa syukur. Bukankah baru dua minggu yang lalu aku membujuk Ranti, salah seorang sahabatku yang stres karena suaminya berselingkuh dengan wanita lain dan sangat kasar kepadanya? Bukankah aku yang mengajaknya ke dokter untuk mengobati memar yang ada di beberapa bagian tubuhnya karena dipukuli suaminya?
Pelan-pelan, rasa bersalah timbul dalam hatiku. Kalau memang aku ingin menghabiskan waktu dengannya hari ini, mengapa aku tidak mengatakannya jauh-jauh hari agar ia dapat mengatur jadualnya? Bukankah aku bisa mengingatkannya dengan manis bahwa aku ingin pergi dengannya berdua saja hari ini. Mengapa aku tidak mencoba mengatakan kepadanya, bahwa aku ingin ia bersikap lebih romantis? Bahwa aku merasa tersisih karena kesibukannya? Bahwa aku sebenarnya takut tidak lagi dicintai?
Aku segera pamit kepada Ibu. Aku bergegas pulang untuk membereskan rumah dan menyiapkan makan malam yang romantis di rumah. Aku tidak memberitahunya. Aku ingin membuat kejutan untuknya.
Makan malam sudah siap. Aku menyiapkan masakan kegemaran Aa’ lengkap dengan rangkaian mawar merah di meja makan. Jam tujuh malam, Aa’ belum pulang. Aku menunggu dengan sabar. Jam sembilan malam, aku hanya menerima smsnya. Maaf aku terlambat pulang. Tugasku belum selesai. Makanan di meja sudah dingin. Mataku sudah berat, tetapi aku tetap menunggunya di ruang tamu.
Aku terbangun dengan kaget. Ya Allah, aku tertidur. Kulirik jam dinding, jam 11 malam. Aku bangkit. Seikat mawar merah tergeletak di meja. Di sebelahnya, tergeletak kartu ucapan dan kotak perhiasan mungil. Aa’ tertidur pulas di karpet. Ia belum membuka dasi dan kaos kakinya.
Kuambil kartu ucapan itu dan kubuka. Sebait puisi membuatku tersenyum.
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Lewat kata yang tak sempat disampaikan
Awan kepada air yang menjadikannya tiada
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan kata yang tak sempat diucapkan
Kayu kepada api yang menjadikannya abu. *

Steak Tahu Tempe Saus Lada Hitam

2 potongTempe
1 Tahu
Ayam giling (sesukanya)
2 butir bawang putih digerus
1 batang seledri dicincang
1/2 bungkus Masako rasa ayam
2 butir telur
6 butir cabe rawit (aslinya kurang sih cuma tambahin sendiri)
Garam secukupnya
Gula secukupnya
Bahan Saus :
1 bawang Bombay cincang
1 sdm tepung terigu
150 ml air matang (jangan keliru air kali)
1 sdm merica (boleh hitam atau putih) gerus kasar
1/2 bungkus masako
1 sdm kecap manis (kalo bisa cap bango)
1 sdm saus tomat
gula secukupnya
Cara Olah :
Steak :
Hancurkan tempe dan tahu hingga lembut, kemudian masukkan bahan-bahan seperti ayam cincang, seledri cincang, bawang gerus, cabe rawit yang sudah dihancurkan, 1/2 bungkus masako, garam dan gula. Masukkan telur kocok hingga rata dan bahan menyatu.
Setelah itu goreng dengan margarin, dibentuk pipih menyerupai steak. Goreng hingga kuning kecoklatan.
Saus :
Tumis bawang bombay dan tepung hingga harum. Masukkan kecap, saus tomat, masako, gula dan lada gerus…dan masukkan pula airnya…aduk hingga rata dan mengental…
Bisa dimakan pake nasi, atau lontong, atau kentang dan sayuran rebus…
Selamat mencoba…

Spagheti Ayam Pedas


Kudapan berbahan baku Spaghetti ini dapat dengan mudah Anda praktekkan, selain bahan bakunya sangat mudah, cara pembuatannya pun praktis dan tidak banyak membutuhkan waktu.


Spagheti Ayam Pedas
spaghetti-bolognese

Bahan:
250 gr Spaghetti
200 gr daging ayam, potong dadu 2 x 2 cm
100 gr wortel, potong sesuai selera
100 gr baby kailan, potong-potong
6 buah cabe merah, haluskan
3 sdm kecap manis
5 siung bawang putih cincang
1 sdm kaldu ayam instan
1 sdm bawang merah goreng untuk taburan
½ sdt garam halus
3 sdm minyak goreng
1 sdm tepung maizena, larutkan dengan
150 ml air/kaldu ayam


Cara Membuat:
1. Panaskan minyak, tumis bawang putih dan cabe merah hingga harum. Masukkan daging ayam, aduk hingga berubah warna.
2. Masukkan kecap manis, bumbu-bumbu, wortel dan kailan. Kentalkan dengan larutan air/kaldu dengan tepung maizena. Masak hingga saus agak mengental. Angkat.
3. Siapkan spaghetti di atas piring saji, siram dengan kuah ayam. hidangkan selagi panas dengan taburan bawang merah goreng. Sajikan segera. Cocok Untuk 4 Porsi

DOA MU IBU

SATU KATA YANG KU UCAP PENGGANTI RAGA DI SAMPINGMU
AKU BERDIRI DISINI JAUH DARIMU
AKU BERJALAN DAN TERUS BERJALAN MENATAP MASA DEPAN
KADANG KERINDUAN UNTUK BERJUMPA DENGAN MU TAK BISA KU SEMBUNYIKAN
AKU BELUM SAMPAI DI DEMAGA CITA CITA UNTUK MELIHATMU KESANA
PERAHUKU MASIH OLENG DI HANTAM BADAI KEHIDUPAN
AKAN KAH KAU BISA MENUNGGUKU DI DERMAGA ITU
JIKA MEMANG SETIAP SORE KAU MELIHAT MENTARI SORE YANG TURUN PERLAHAN DI DALAM NYA LAUTAN
DISANA LAH AKU SAAT INI
ENTAH KAPAN AKU BISA MENDEKAP MU DI UJUNG SANA
KAN KUDAYUNG PERAHU TUAKU UNTUK MENEMUIMU IBU
DOAKAN AKU DENGAN KEIKHLASAN PENANTIANMU
KARNA ITU SEMANGAT UNTUKKU IBU
IBU
MUNGKINKAH MIMOIKU BISA KURAIH
AKU BERHARAP KESABARAN BISA MEMBAHAGIAKAN MU IBU
KARENA KERINGATKU SUDAH TAK SANGGUP KU SAPU LAGI IBU
AKU HARAPKAN DOAMU SELALU IBU
UNTUKKU BANGKITKAN AKU DALAM KETIDAK BERDAYAANKU
KAN KU LAWAN ARUS GELOMBANG DEMIMU IBU
AGAR AKU BISA MENJADI ANAK YANG BISA MEMBAHAGIAKAN MU

Indahnya Persahabatan


Tiada mutiara sebening cinta..
Tiada sutra sehalus kasih sayang..
Tiada embun sesuci ketulusan hati..
Dan tiada hubungan seindah persahabatan..
Sahabat bukan
MATEMATIKA yang dapat dihitung nilainya..
EKONOMI yang mengharapkan materi..
PPKN yang dituntut oleh undang-undang..
Tetapi
Sahabat adalah SEJARAH yang dapat dikenang sepanjang masa..